Senin, Juli 04, 2022

Ini Cara Daftar Melalui Link dan Aplikasi  MyPertamina

Ini Cara Daftar Melalui Link dan Aplikasi MyPertamina


HR.ID 
-  Saat ini Pemerintah melalui PT. Pertamina melakukan uji coba penerapan pembelian BBM jenis Pertalite dan solar bagi masyarakat penggunanya. Uji coba ini dimulai 1 Juli 2022. Masyarakat tidak lagi seperti biasanya untuk mendapatkan BBM yang dimaksud.

Untuk tetap dapat melakukan pembelian Pertalite dan Solar, kamu bisa melakukan pendaftaran melalui aplikasi MyPertamina, selain itu pendaftaran juga dapat dilakukan melalui website: https://subsiditepat.mypertamina.id/,

Untuk memiliki akun MyPertamina, ada beberapa dokumen yang harus disiapkan, antara lain 

Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)\, Foto Kendaraan  serta Dokumen Pendukung Lainnya

Untuk mendaftar MyPertamina melalui website resmi, kita perlu membuka link daftar MyPertamina di https://subsiditepat.mypertamina.id/. Berikut langkah lengkapnya:

1. Buka situs https://subsiditepat.mypertamina.id/.

2. Centang kolom informasi memahami persyaratan

3. Klik Daftar Sekarang

4. Ikuti instruksi dan arahan dalam website

5. Menunggu pencocokan data maksimal tujuh hari kerja di alamat email yang telah didaftarkan

6. Atau mengecek status pendaftaran di website secara berkala

7. Apabila sudah mendapat konfirmasi terdaftar, unduh dan simpan kode QR untuk melakukan transaksi beli pertalite dan solar di SPBU Pertamina.

Cara Daftar dengan Aplikasi MyPertamina

1. Unduh aplikasi MyPertamina dari Google Play Store atau App Store

2. Daftarkan diri Anda  dengan mengisi nama lengkap, nomor telepon dan masukkan PIN berjumlah enam digit

3. Masukkan kode OTP yang diterima melalui SMS. Kode ini digunakan untuk aktivasi akun MyPertamina

4. Jika sudah berhasil, lakukan login dengan memasukkan nomor telepon dan PIN yang Anda buat sebelumnya/

5. Aktifkan akun LinkAja untuk melakukan pembayaran beli pertalite dan solar secara cashless (non tunai).

Pada tahap pendaftaran ini, pihak Pertamina fokus melakukan pencocokan data antara kendaraan didaftarkan dengan dokumen. Jika statusnya terdaftar, kita akan menerima kode unik QR yang dikirim melalui email atau notifikasi di website subsiditepat.mypertamina.id.

Kode QR bisa dicetak dan dibawa ke SPBU untuk memudahkan transaksi, sehingga pengguna tak wajib mengunduh aplikasi MyPertamina atau membawa ponsel ke SPBU untuk membeli Pertalite atau Solar.

Red: (MHRD)

Sabtu, Juli 02, 2022

Mulai Agustus 2022 Jenis Kendaraan Ini Tidak Boleh Beli Pertalite

Mulai Agustus 2022 Jenis Kendaraan Ini Tidak Boleh Beli Pertalite


Jakarta, HR.ID - PT Pertamina Indonesia menetapkan beberapa jenis kendaraan mobil dan sepeda motor tidak diperbolehkan untuk membeli bahan bakar Pertalite. Kebijakan ini akan mulai diterapkan mulai bulan Agustus 2022.

Menanggapi hal ini, Anggota Komite BPH Migas Saleh Abdurrahman menyebutkan bahwa untuk sementara ini, mobil yang dilarang beli Pertalite merupakan kendaraan di atas 2.000 cc, sementara untuk kendaraan sepeda motor yang dilarang beli Pertalite adalah sepeda motor di atas 250 cc.

Saleh menilai, ujicoba ini bertujuan untuk menjamin implementasi pembatasan pembelian Pertalite saat aturan resmi berlaku.

Sebelumnya, Kepala BPH Migas Erika Retnowati menargetkan aturan pembelian Pertalite ini dapat mulai diterapkan pada Agustus mendatang.

“Dimulai Agustus atau paling lambat September itu sudah bisa diberlakukan,” kata Erika dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI, Kamis  lalu (23/6/22).

Erika mengatakan, saat ini revisi ketentuan tersebut masih dalam tahap berproses. Ia juga menyebutkan bahwa hal itu bukanlah kewenangan Pertamina, melainkan Presiden. Erika melanjutkan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyampaikan poin-poin usulan untuk merevisi Perpres kepada Presiden Joko Widodo, dan BPH Migas masih menanti undangan untuk pembahasan lebih lanjut.

Erika menjelaskan bahwa salah satu poin yang bakal dibahas dalam pembahasan tersebut yakni dampak khususnya terhadap aspek sosial yang ditimbulkan kebijakan baru tersebut.

Di sisi lain, Erika memastikan pihaknya tengah mempersiapkan sejumlah hal mengenai aturan baru mengenai konsumen pengguna Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite yakni berupa aturan turunan berupa  peraturan BPH Migas sebagai aturan pelaksanaan dan SK yang memuat ketentuan pengendalian volume BBM subsidi.

Sementara itu, mulai 1 Juli 2022 untuk saat ini,  PT Pertamina kini telah meluncurkan aplikasi My pertamina dalam ujicoba program pengaturan distribusi BBM bersubsidi yakni Pertalite dan solar. Pertamina juga membuka pendaftaran ke link untuk memperifikasi kendaraan bersangkutan layak apa tidaknya mendapatkan  jenis pertalite dan solar.

Baca:  Ini cara Daftar My Pertamina

Red: HR

Rabu, Juni 29, 2022

Curanmor Tambora Berhasil Diringkus Polisi, Pelakunya 6 Orang

Curanmor Tambora Berhasil Diringkus Polisi, Pelakunya 6 Orang


Jakarta, HR.ID - Kurun waktu dua pekan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tambora, Jakarta Barat, berhasil mengamankan 6 pelaku curanmor yang meresahkan masyarakat.

Ke 4 pelaku yang berhasil diamankan, diantaranya berinisial SR, CG, FA, AS, SA dan SG, dimana para pelaku kerap melancarkan aksinya di sejumlah wilayah Tambora, Jakarta Barat.

"Dari ke 6 (enam) pelaku yang berhasil diamankan oleh Polsek Tambora merupakan hasil tangkapan dalam kurun waktu dua pekan dan diamankan dibeberapa lokasi berbeda," ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Moch Taufik Iksan saat di Mapolsek Tambora, Selasa (28/6/2022).

Dikesempatan yang sama, Kapolsek tambora, Jakarta Barat, Kompol Rosana Albertina Labobar menjelaskan, ada empat LP yang dilaporkan oleh para korbannya dan dalam kurun waktu dua Minggu semua pelaku berhasil ditangkap.

"Para pelaku melancarkan aksinya dengan berbagai modus seperti menggunakan kunci palsu, mengambil kunci sepeda motor korban hingga menggunakan Kunci Letter T," ucapnya Kompol Rosana.

Pertama kasus pencurian dengan korban MSI di mana ia parkirakan kendaraannya di depan gang tempat tinggalnya kawasan Krendang Timur, Tambora, Jakarta Barat, pada hari Minggu (26/5/2022).

Sepeda motor korban jenis Honda matik dicuri oleh SA dan SB dengan masuk ke dalam rumah untuk ambil kunci kendaraan.

"Jadi setelah mengambil kunci dia buru-buru keluar rumah dan membawa kabur sepeda motor korban, ujarnya Kompol Rosana.

Lokasi kedua, berada di Jalan Bandengan Utara III, RT12/11, Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Korban berinisial ARS kehilangan sepeda motor jenis Honda Supra 125 saat memarkirkan di depan rumahnya.

Setelah korban melihat CCTV di sekitar lokasi kejadian, ternyata pencuri sepeda motornya adalah tetangganya sendiri berinisial CG, sehingga korban melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Tambora, Jakarta Barat, untuk ditindak lanjuti pada (7/6/2022).

"Jadi setelah kami menerima laporan, tim buser langsung bergerak menangkap pelaku di rumahnya," terang Kompol Rosana.

Kasus ketiga adalah pencurian sepeda motor yang terjadi di kawasan Krendang Timur, dengan tersangka berinisial A dan PA pada (14/6/2022).

Keduanya ditangkap Polsek Tambora keesokan harinya atau pada (15/6/2022) usai korbannya berinisial F membuat laporan ke Mapolsek Tambora.

Tersangka A ini sudah dua kali melakukan pencurian sepeda motor di kawasan Tambora, Jakarta Barat.

"Tapi untuk aksi ketiga kalinya berhasil menangkap A dan rekannya PA," jelas Rosana.

Lokasi pencurian terakhir, lanjut Kompol Rosana mengatakan, berada di kawasam Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada (17/6/2022).

Dalam perkara ini, tersangkanya satu orang berinisial SH mencuri sepeda motor milik korban berinisial MS.

Korban membuat laporan pagi hari setelah sepeda motornya hilang dan tim buser berhasil meringkus pelaku pada malam harinya.

"Mereka tidak saling mengenal, ini adalah empat komplotan pencuri sepeda motor berbeda," ucap Rosana.

Kompol Rosana mengaku, hasil pemeriksaan urine para tersangka ini negatif narkoba jenis apapun.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk mengunci ganda sepeda motornya dan memasang kunci pengaman agar tak mudah dicuri," terangnya Polwan Pertama mengembang Kapolsek di Jakarta Barat (Kompol Rosana).

Dari hasil penangkapan tersebut, kami mengamankan beberapa barang bukti diantaranya 1 (satu) unit Sepeda motor Yamaha mio Soul warna Merah No.pol B-

3164-KCU a.n VENNA Noka : MH314D205DK265588 Nosin 14D1265406 (dalam keadaan kunci kontak rusak), 1 (satu) unit sepeda motor Honda Supra NF 125 No Pol : B-6793-BIH, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna Putih Merah tanpa plat, 2 (dua) Lembar STNK Sepeda Motor, 1 (satu) buah kunci Letter T dan 1 (satu) buah pisau bersarung kulit bergagang kayu warna coklat.

Guna mempertanggung jawabkan atas perbuatan nya pelaku dikenakan pasal 363 Kuhpidana dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. 


Red: (Imam Sudrajat)

Rabu, Juni 15, 2022

Kabarnya 5 Menteri Akan Diganti, Termasuk Syahrul Yasin Limpo ?

Kabarnya 5 Menteri Akan Diganti, Termasuk Syahrul Yasin Limpo ?


Jakarta, HR.ID
- Tersiar kaabar Presiden Jokowi bakal merobak lima menteri hari ini Rabu (15/6/22). Lima kursi menteri yang akan berganti yakni Menteri BUMN, Menteri ATR/BPN, Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian, dan Menteri Perhubungan.

Saat dikonfirmasi awak media, mantantan Gubernur Sulawesi selatan dua periode yang juga meenteri Pertanian saat ini, Syahrul Yasin Limpo tak banyak menanggapi isu perombakan cabinet meski namanya masuk daftar reshuffle.

“Aku enggak tahu tuh. Aku kerja aja,” kata Syahrul kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, (14/6/22).

Syahrul mengaku tidak pernah mendapat pemanggilan khusus dari Presiden Jokowi untuk membicarakan wacana perombakan cabinet terlebih lagi ia sendiri mengaku tidak tahu menahu soal rumor reshuffle dan memilih fokus untuk mengerjakan tugasnya sebagai Mentan.

“Enggak tadi rapat aja. Rapat dan salah satunya aku diminta untuk mempersiapkan beras cukup. Ya sekali-kali kita ekspor, aku lagi persiapkan itu,” katanya.

Diwaktu hampir bersamaan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil yang juga berada dalam lingkup Istana mengaku belum tahu adanya reshuffle.

“Nggak tahu. Agenda Ibu Kota, kali. Agenda PTSL (pendaftaran tanah sistematis lengkap),” tepis Sofyan

Terkait isu pemanggilannya ke istana dikaitkan dengan isu perombakan kabinet, Sofyan juga menepisnya dan tidak memberi jawaban secara tegas.

“Enggak tahu, tunggu aja nanti. Tanya Pak Presiden. Enggak, ada rapat aja, kali,” kata Sofyan.

Dari beberapa sumber yang terpercaya di istana menyebutkan, Menteri Perdagangan M Lutfi akan digantikan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Kemudian mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Hadi Tjahjanto akan mengantikan Sofyan Djalil sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR). Sedangkan pada posisi wamen, pergantian pada posisi Wamen ATR/BPN dan Wamen PUPR ke Wamen Dalam Negeri. Untuk posisi menteri pertanian kemungkinan akan diisi oleh Moeldoko sebagai ganti SYL.

Sebelumnya, pada Selasa (14/6/2022). Jokowi mengundang sejumlah menteri ke Istana Negara, Mereka antara lain Menteri ATR Sofyan Djalil, Menhan Prabowo Subianto hingga Menteri Perdagangan M Lutfi. Kemudian ada Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan yang juga diundang Jokowi serta mantan Panglima TNI  \

 

Red: (MHR)

Warga Negara Jepang Ditodong, Pelakunya Ditangkap

Warga Negara Jepang Ditodong, Pelakunya Ditangkap

JAKARTA, HR.ID - Kurun Waktu kurang dari 12 jam, Jajaran Polsek Tambora berhasil meringkus pelaku penodongan terhadap seorang karyawan MRT berwarganegaraan Jepang, Senin, 13/6/2022.

Korban Satomi Oki (34) menjadi korban aksi penodongan oleh pelaku di Jalan Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat, saat dirinya akan pulang kerja.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce yang didampingi Kapolsek tambora Kompol Rosana Albertina Labobar dan Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Moch Taufik Iksan menjelaskan keberhasil pihaknya mengamankan 2 orang pelaku berinisial NA als Tole (22) dan MFR (20).

"Pelaku melakukan aksi penodongan dengan menggunakan sajam jenis celurit terhadap seorang karyawan MRT berwarganegaraan jepang," ungkap Pasma Royce saat menggelar press conference di Mapolsek Tambora, Selasa, 14/6/2022. 

Lanjut Pasma mengatakan, para pelaku ini modus operandinya mencari sasaran korban ditempat yang sepi dengan berboncengan menggunakan sepeda motor kemudian menodongkan sajam agar mau menyerahkan barang berharga yang dibawanya.

"Mereka berkeliling mencari target korban dan tak segan segan melukainya jika korban melawan,"  kembali ungkap Pasma.

Lanjutnya dia menceritakan, bahwa  pada hari Senin, 13/6/2022, tersangka berdua berboncengan dengan menggunakan sepeda motor Honda CBR 150 warna biru putih, nopol B 3697 EHE, yang

dikemudikan oleh tersangka NA als Tole (22) dan MFR (20) dibonceng dengan membawa celurit memutar mencari korban disekitar kota tua Jakarta.

Ditempat kejadian, tersangka menemukan korban yang baru keluar dari kantornya (kerja lembur) yang akan pulang keapartemennya di daerah Gelodok, Jakarta Barat, dengan berjalan kaki.

Kemudian tersangka MFR (20) setibanya di jalan roa malaka Tambora, Jakarta Barat, turun dari sepeda motor dengan mengunakan celurit dan menghampiri korban.

Pelaku langsung merampas tas milik korban namun korban melawan dan korban langsung dibacok oleh tersangka MFA dengan mengunakan celurit sebanyak 1 (satu) kali diarea kepala belakang.

"Akibatnya korban mengalami luka bacokan dan harus mendapatkan luka jahitan akibat bacokan tersebut," tuturnya.

Selanjutnya kedua pelaku meningalkan korban di TKP (Tempat Kejadian Perkara) dengan luka yang diderita korban.

Pelaku NA als Tole kemudian menyimpan barang bukti hasil kejahatan berupa handpone Iphone 12 di gerobak dilokasi parkirkan kemukus Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, hingga ditemukan oleh tim Buser Tambora.

Setelah dilakukan penyelidikan oleh tim buser yang dipimpin oleh kanit reskrim Polsek Tambora Akp Yugo Pambudi, diketahui bahwa pelakunya adalah sdr NA als Tole (22) dan MFR (20) yang berhasil ditangkap Tim Buser Polsek Tambora, pada hari Senin tangal 13 Juni 2022, sekira pukul 19.00 WIB, di parkirkan KAI Jl.Kemukus Rt 04/06, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, dan salah satu pelaku berprofesi sebagai tukang juru parkir.

"Pelaku NA als Tole berprofesi sebagai juru parkir di daerah Jalan Kali Besar Tambora, Jakarta Barat," jelasnya Pasma.

Guna mempertanggung jawabkan atas perbuatan nya, pelaku dikenakan pasal 365 Kuhpidana. 


Red: (Imam Sudrajat)

Hukum

Kesehatan

»

Serba Serbi

Artikel Penting Untuk Dibaca

loading...
loading...